5 Cara Bijak Memilih Informasi yang Pantas di Era Digital
-Baca menyeluruh, jangan hanya judul dan poin
Selain berfungsi sebagai wadah sharing informasi, media online juga sarana mencari keuntungan lewat internet. Salah satu cara memperoleh keuntungan yaitu dari klik dan iklan. Semakin banyak klik dan iklan yang diperoleh situs maka pendapatannya pun akan semakin tinggi.
Nah, untuk mendapatkan tingkat klik tinggi, judul berita harus dibuat semenarik mungkin. Sayangnya, judul berita media online cenderung bersifat provokatif. Tak sedikit pula judul tak sesuai, bahkan terkesan gak nyambung dengan isi berita. Trik seperti inilah yang disebut clickbait.
Trik ini sengaja dibuat dengan tujuan supaya dapat viewer banyak, tanpa melihat kualitas konten yang disajikan. Bahkan judul dan isi tidak relevan. Bisa juga berupa potongan gambar yang mendorong audience untuk melihat atau membacanya.
Kalau spAcer menemukan konten dengan ciri-ciri seperti ini, jangan buru-buru membagikannya kepada publik. Sebaiknya baca keseluruhan isi konten, pastikan informasi yang disajikan sesuai dan relevan dengan judul agar mencegah tersebarnya berita hoax.
Nah, untuk mendapatkan tingkat klik tinggi, judul berita harus dibuat semenarik mungkin. Sayangnya, judul berita media online cenderung bersifat provokatif. Tak sedikit pula judul tak sesuai, bahkan terkesan gak nyambung dengan isi berita. Trik seperti inilah yang disebut clickbait.
Trik ini sengaja dibuat dengan tujuan supaya dapat viewer banyak, tanpa melihat kualitas konten yang disajikan. Bahkan judul dan isi tidak relevan. Bisa juga berupa potongan gambar yang mendorong audience untuk melihat atau membacanya.
Kalau spAcer menemukan konten dengan ciri-ciri seperti ini, jangan buru-buru membagikannya kepada publik. Sebaiknya baca keseluruhan isi konten, pastikan informasi yang disajikan sesuai dan relevan dengan judul agar mencegah tersebarnya berita hoax.
-Bandingkan dengan situs lain
Dengan membandingkan satu berita terkini dari dua atau lebih dari berbagai situs maka akan mengetahui bobot sudut pandang konten yang mereka sajikan. Apakah pro, kontra, atau netral, kamu bisa mengetahuinya.
Meski judul dan isi konten sudah sesuai, spAcer tetap harus berhati-hati ketika ingin membagikan informasi. Ada kalanya, media berpihak pada satu golongan tertentu karena konten yang disajikan biasanya mengandung pro dan kontra terkait suatu fenomena. Supaya aman, coba recheck dan bandingkan dengan situs lain dengan konteks pembahasan serupa.
Dengan membandingkan satu berita terkini dari dua atau lebih dari berbagai situs maka akan mengetahui bobot sudut pandang konten yang mereka sajikan. Apakah pro, kontra, atau netral, kamu bisa mengetahuinya.
-Baca dari sumber terpercaya
Hal yang sama juga berlaku pada portal-portal berita online. Sebaiknya baca berita dari situs berita online yang telah memiliki reputasi cukup baik dalam menyajikan konten terbaru. Dengan cara ini, spAcer bisa terhindar dari kemungkinan terjebak berita hoax yang banyak beredar di media online.
Masalah ini memang identik dengan media sosial. Di media sosial, jutaan akun saling berbagi informasi setiap harinya. Dari sekain banyak berita yang beredar, ada saja yang nggak benar, lho. Maka dari itu, berhati-hatilah, jangan mudah percaya, dan cermat menyaring. Ikuti akun-akun terpercaya atau yang berstatus verified untuk memperoleh informasi akurat.
Hal yang sama juga berlaku pada portal-portal berita online. Sebaiknya baca berita dari situs berita online yang telah memiliki reputasi cukup baik dalam menyajikan konten terbaru. Dengan cara ini, spAcer bisa terhindar dari kemungkinan terjebak berita hoax yang banyak beredar di media online.
-Fitur filter media sosial untuk menyaring informasi
Media sosial kini punya algoritma Artificial Intelligence (AI) yang canggih. Salah satu wujud penerapannya yakni berupa fitur filter. Sebagai contoh, di Instagram dapat menyaring konten dengan tema tertentu supaya ditampilkan lebih sedikit. Dengan cara ini, konten-konten bertema nggak pantas atau mengganggu kamu dapat diminimalisir kemunculannya.
Beberapa situs juga dilengkapi fitur untuk menyaring kata kunci tertentu. Dengan memanfaatkan fitur-fitur tersebut, kemungkinan mengonsumsi berita “sampah” akan semakin kecil. Beberapa fitur serupa juga dapat menyaring konten serta kata-kata kasar, melecehkan, atau SARA sebelum menampilkannya ke publik sebagai bentuk pencegahan.
-Jangan sebar konten sara, pornografi, atau informasi pribadi!
Pemakai media sosial, termasuk kamu, kadang sangat sensitif dan kritis dalam menyikapi isu-isu tertentu, bukan? Konten berbaru SARA, pornografi, atau hal-hal negatif lainnya adalah jenis konten yang kerap memicu konflik banyak orang. Jadi, hindari menyebarluaskan jenis konten seperti ini. Lebih baik share konten yang bermanfaat saja, seperti info mendidik seperti budaya, kesehatan, teknologi, atau hiburan yang positif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar